14 Hari 7 Destinasi Sejuta Cerita bersama Daihatsu Terios

Saturday, August 30, 2014 Imama Lavi Insani 6 Comments




Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala
Tetap dipuja – puja bangsa
...
Sungguh Indah Tanah Air Beta
Tiada Bandingnya Di Dunia
Karya Indah Tuhan Maha Kuasa
Bagi Bangsa Yang Memujinya
...

Lagu  Indonesia Pusaka terngiang di telinga saya ketika melihat video dan membaca paragraf demi paragraf cerita perjalanan 7 Wonders Hidden Paradise yang dilaksanakan pada 1-14 Oktober 2013. Saya membayangkan bagaimana rasanya bisa mengunjungi  7 tempat menakjubkan di Indonesia dalam waktu 14 hari. Mulai dari Desa Sawarna sampai Pulau Komodo dengan jarak kurang lebih 3000 km membuat saya berimajinasi , bagaimana rasanya menginjakkan kaki di sisa – sisa erupsi Merapi? Bagaimana suasana kehangatan warga Tengger?  Apakah Taman Nasional Baluran benar-benar membuat kita seperti di Afrika ? Lalu bagaimana tradisi “penculikan” di Suku Sasak di Lombok?

Lebih baik saya ceritakan saja satu persatu tentang 7 Hidden Paradise Daihatsu ini. 

1.       Desa Sawarna yang berwarna


Destinasi petualangan 7 Wonders Hidden Paradise yang pertama adalah mengunjungi Desa Sawarna. Desa yang terletak di provinsi Banten ini merupakan desa ramah lingkungan yang mewajibkan pengunjungnya untuk berjalan kaki melewati sebuah jembatan ketika memasukinya. Desa ini merupakan pintu masuk bagi pengunjung yang ingin melihat bongkahan batu karang yang ada di pantai Tanjung Layar.




Desa ini saya katakan berwarna karena sebagai desa yang dekat dengan pantai seharusnya sebagian besar warganya bekerja sebagai nelayan namun di desa ini berbeda. Sebagian besar penduduknya bekerja memanfaatkan lahan tempat mereka tinggal untuk bercocok tanam.

Mengapa hal itu terjadi ? karena ombak di pantai ini begitu besar sehingga membahayakan nelayan yang akan berlayar. Namun masih ada nelayan yang mencari ikan di tepi pantai menggunakan jaring sebagai sebagai “senjata” utamanya. 



Ada juga seorang penduduk yang bekerja sebagai pengusaha mebel yang sering menerima pesanan dari luar daerah Desa Sawarna. Dengan memanfaatkan perkebunan kelapa yang ada di desa ini membuat pengusaha satu ini tidak kesulitan mecari bahan baku.  Sungguh menarik ada pengusaha mebel di dekat pantai.



Selain penduduk yang ‘berwarna’ tersebut tidak lengkap rasanya ke Desa Sawarna tanpa mengunjungi Pantai Ciantir dan Tanjung Layar.

Batu – batu karang yang berdiri kokoh di pantai ini membuat pantai Tanjung Layar berbeda dengan kebanyakan pantai yang ada di Pulau Jawa. Dengan tambahan lighting alam dari Sang Pencipta sungguh layak daihatsu menobatkannya sebagai salah satu Hidden Paradise di Indonesia.



Sungguh berwarna bukan Desa Sawarna ini ? Mulai dari penduduk sampai alam sekitarnya semuanya memiliki warna menakjubkan yang berbeda dengan tempat – tempat lainnya. 

Nah itu tadi Desa Sawarna , bagaimana dengan Hidden Paradise selanjutnya ?

2.       Menengok “oleh – oleh” Erupsi Merapi di Desa Kinahrejo



Desa kinahrejo merupakan desa yang berada tepat di kaki Gunung Merapi. Erupsi Merapi tahun 2010 melululantahkan desa ini dan menyebabkan juru kunci Mbah Marijan meregang nyawa karena keyakinannya bahwa Merapi tak akan menyakiti penduduk .

Desa yang kini tampak seperti kubangan raksasa pasir ini terlihat begitu menyedihkan. Bagaimana tidak , ratusan rumah rata dengan debu dan pasir , hewan – hewan ternak hanya tinggal tulang belulangnya , perkakas rumah tangga rusak tidak dapat digunakan lagi.


Namun secara perlahan geliat kehidupan warga di Desa Kinahrejo mulai berdenyut kembali. Sebagian besar warga yang dulunya bekerja sebagai petani kini beralih profesi bekerja di Tour Lava. Tour Lava merupakan sebuah tur di area Desa Kinahrejo. Mereka menyewakan jeep dan motor trail untuk pengunjung yang ingin melihat "oleh-oleh" Erupsi Merapi.

Tour Lava , material sisa erupsi serta Museum Sisa Hartaku merupakan "oleh – oleh" Erupsi Merapi yang dapat dimanfaatkn oleh warga Desa Kinahrejo untuk menyambung hidup setelah bencana besar melanda dan menghabiskan harta benda mereka. Mungkin sekilas Erupsi Merapi merupakan petaka besar bagi warga desa namun dibalik itu semua terdapat “oleh – oleh” yang sudah disiapkan Sang Pencipta untuk kehidupan warga desa selanjutnya.




3.       Kehangatan di Suku Tengger

Hawa dingin yang menusuk tulang perlahan hilang ketika melihat senyum hangat dari Suku Tengger. Petualangan menuju 7 Wonders Hidden Paradise kali ini berbeda dengan destinasi yang lain yang mengunjungi sebuah tempat wisata berupa surga tersembunyi di Indonesia.
 
Pagi di Ranupani


Suku Tengger sendiri merupakan salah satu suku asli Jawa yang masih bertahan. Nama Tengger diambil dari Nama belakang Roro Anteng dan Joko Tengger (Tengger). Yang menurut legenda dahulunya ditinggali pasangan tersebut.

Ada salah satu hal menarik pada Suku Tengger yaitu adanya Pawonan. Suatu tempat yang selain berfungsi sebagai tempat memasak juga sebagai tempat berkumpulnya keluarga,tamu, dan tetangga untuk makan bersama , musyawarah , menyambut seseorang yang datang jauh – jauh dari luar daerah , dan lain-lain.

Suasana Pawonan

Kehangatan tungku pembakaran menularkan hawa tersebut pada orang – orang yang berada di dekatnya.Saya membayangkan berada di salah satu Pawonan dan merasakan atmosfer kehangatan di tengah – tengah Suku Tengger. Bau khas tungku yang menyala , obrolan ringan dengan Suku Tengger dengan memakan makanan dan minuman yang hangat , semuanya terasa sangat menyenangkan menurut saya.

Malam sejuta bintang di atas Daihatsu Terios

Hidden paradise yang satu ini benar  - benar hal yang unik karena mengunjungi suatu suku dengan tradisi setempat yang sampai sekarang masih bertahan. Semakin tidak sabar dengan perjalanan 7 Hidden Paradise selanjutnya : )) Perjalanan apalagi ya yang ditawarkan oleh Ekpedisi Terios 7 Wonders Hidden Paradise ?

4.       Benua Hitam di Pulau Jawa
 
Daihatsu Terios melewati Savana


Apa yang ada di benak kita ketika mendengar sebuah kalimat "Benua hitam terdapat di Pulau Jawa?“

Saya membayangkan savana dengan hewan – hewan liar berkeliaran di sekelilingnya dan terik matahari yang menyengat kulit.

Apakah mungkin itu semua ada di Pulau Jawa ?

Jawabannya adalah Taman Nasional Baluran. Terletak di Kabupaten Situbondo , taman nasional ini merupakan salah satu tempat yang dipercaya sebagai Africa van Java. Tidak berbeda jauh dengan imajinasi saya sebelumnya , Taman Nasional ini hanya akan berwarna hijau sekitar bulan Desember – Januari. Sisanya berwarna seperti pada savana di Afrika.



Tidak salah dengan sebutan Africa van Java , surga ini merupakan salah satu harta penting di Indonesia . Tidak perlu mahal - mahal membayar jutaan rupiah membeli tiket ke Benua Hitam kalau di negeri sendiri bisa melihat dan merasakan sensasi seperti di Afrika.

5.       Desa Sade Suku Sasak Lombok

Pulau yang terletak di sebelah timur Pulau Bali ini tidak hanya menyimpan keindahan alam saja namun memiliki banyak sekali cerita unik di dalamnya , terutama pada Suku Sasak.

 
Rumah adat Suku Sasak
Penculikan calon istri merupakan salah satu tradisi unik yang ada di Suku Sasak. Seorang pria yang akan menikahi seorang wanita akan menculiknya dan dikembalikan keesokan atau beberapa hari kemudian. Setelah dikembalikan ke orang tua wanita yang diculik tidak beberapa lama kemudian pesta perkawinan akan digelar. Batin saya berbisik ,Hmm sebuah petaka besar kalau saya yang diculik tapi saya tidak mencintai pria yang menculik saya :(

Selain penculikan tersebut ada lagi sebuah tradisi yaitu mengepel lantai dengan kotoran kerbau. Beruntung  kotoran kerbau ini tidak meninggalkan jejak bau yang menyengat . Karena lantai rumah di Suku Sasak dibuat dari campuran tanah , getah kayu banjar , dan abu hasil jerami yang dibakar , kotoran kerbau ini berguna untuk merekatkan lantai rumah pada musim dingin dan agar pada musim panas lantai tidak kering.

Seorang wanita Suku Sasak sedang mengoles kotoran kerbau pada lantai rumahnya


Itulah beberapa keunikan pada Suku Sasak yang tidak kita jumpai di tempat yang lain , perjalanan selanjutnya akan menuju Indonesia bagian timur , simak terus ya : ))

6.       Mencicipi alam Sumbawa

Makin ke timur imajinasi makin menjadi – jadi. Ada hal menarik apa di Indonesia bagian timur ?

Susu kuda liar adalah hal yang pertama kali terlintas di pikiran saya. Waktu itu saya sempat menolak tawaran minuman berkalsium tinggi tersebut dari salah satu anggota keluarga saya. Karena dari kecil terbiasa meminum susu dari mamalia bernama sapi , sedikit aneh ketika mendengar susu dari kuda liar.

Tidak seperti namanya yang terlihat liar , dari hasil membaca beberapa sumber ternyata susu ini terasa seperti susu sapi pada umumnya. Dengan rasa yang lebih lembut dan waktu proses basinya yang lebih tahan lama membuat saya semakin ingin untuk mencoba susu ini.

Keadaan alam Sumbawa


Sekarang kita cicipi alam Sumbawa. Bentangan jalan aspal yang sangat mulus menyambut pengunjung yang bertamu di tanah Samawa ini. Diiringi dengan pemandangan alam yang tidak kalah menakjubkannya dengan destinasi 7 Hidden Paradise yang lain menjadikan Sumbawa sebagai salah satu destinasi wisata menarik bagi yang ingin mengeksplorasi alam Indonesia  khususnya Indonesia bagian Timur. Bentangan alam yang berwarna keemasan menghiasi tanah Samawa yang memiliki luas 14.386 kilometer persegi. Warna emas tersebut mungkin mewakili alam Sumbawa yang belum begitu terekspos secara luas padahal di dalamnya berisi 'emas' yang siap berkilau dan bersaing dengan tempat pariwisata di Indonesia yang lain.

Kuda liar di Sumbawa
  
7.       Menikmati alam di sekitar Pulau Komodo


Alam Indonesia memang tidak ada habisnya untuk dieksplorasi. Kali ini giliran Pulau Komodo dan alam sekitarnya yang mendapat giliran untuk dicicipi keindahan alamnya pada Ekpedisi 7 Wonders Hidden Paradise.
Pantai Pink yang menawan
Tidak hanya isi dari Pulau Komodo saja yang ‘buas’ namun keindahan bawah laut dan alam sekitarnya pun pantas menadapat julukan tersebut. Lihat saja keindahan alam bawah laut yang begitu menggoda hati untuk menyelam dan berinteraksi langsung dengan hewan – hewan air yang ada di dalamnya. Tidak kalah menarik dengan keindahan alam bawah lautnya , pantai – pantai di sekitar Pulau Komodo pun menjadi agenda wajib untuk dikunjungi. Sebut saja Pantai Pink. Pasir yang bercampur dengan serpihan karang berwarna merah menjadikan pantai ini diberi nama Pantai Pink. Di Indonesia sendiri hanya terdapat dua Pantai Pink , di Pulau Lombok dan Pulau Komodo.

Keindahan alam bawah laut Pulau Komodo
Si Komo 

Selain pantai pink , komodo yang menjadi salah satu daya tarik turis mancanegara datang ke Indonesia menjadi hal yang tidak boleh dilewatkan. Sekilas nampak hewan purba satu ini tampak tenang ketika kita melihatnya dan kebanyakan berada di bawah dapur – dapur rumah. Namun saat sedang berlari kecepatannya bisa mencapai 20 kilometer perjam. Ada beberapa hal yang harus diwaspadai ketika berada di dekat komodo seperti tidak memakai parfum menyengat , meminta Ranger lebih menjaga kita ketika sedang mengalami siklus bulanan , tidak melakukan gerakan tiba-tiba , dan masih banyak lagi. Meskipun sedikit repot namun untuk menemui warisan hewan purba yang tersisa di bumi ini menurut saya sangat perlu dilakukan demi keselamatan diri.


Selesai sudah Ekspedisi 7 Wonders Hidden Paradise ini. Namun ada sedikit cerita dibalik petualangan sejauh 3000 kilometer ini.

Kegiatan Ekspedisi 7 Wonders Hidden Paradise juga melakukan CSR ( Corporate Social Responsibility ). Jadi tidak hanya melakukan perjalanan , kepedulian untuk berbagi dengan masyarakat dan lingkungan juga ada. Kegiatan CSR tersebut dimulai dengan penanaman 10.000 pohon untuk upaya reboisasi di sekitar Kinahrejo , Sleman , Yogyakarta. Kemudian bantuan berupa sapu dan tempat sampah diberikan kepada pengurus remaja di kawasan Ranupani agar kebersihan selalu terjaga karena saat ini kawasan tersebut sedang ramai dikunjungi wisatawan. Tim CSR ADM tidak mau kalah dengan memberikan bantuan perangkat pendidikan untuk perpustakaan di Pondok Pesantren di Rembitan, Lombok.Karena bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha maka tim CSR menyerahkan 7 kambing sebagai kurban kepada pengurus Masjid di Labuhan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Itulah bentuk CSR yang dilakukan oleh pihak Daihatsu Terios. Karena sekali lagi kegiatan Ekspedisi 7 Wonders Hidden Paradise bukan hanya tentang sebuah perjalanan panjang , kepedulian dengan lingkungan sekitar juga harus tetap dilakukan.


Penanaman 10.000 pohon di Desa Kinahrejo
Pembagian sapu dan tempat sampah kepada remaja di Ranupani

Perjalanan sejauh 3000 kilometer tanpa sebuah kendaraan yang tangguh mustahil Ekspedisi ini berjalan mulus. Bukti ketangguhan Daihatsu Terios adalah melakukan perjalanan menaiki kaki gunung merapi dan semeru , melintasi savana di Baluran , melewati medan tempuh aspal yang mulus , jalan bebatuan serta semi offroad dan untuk pertama kalinya sebuah SUV sampai di Pulau Komodo !  Dengan performa daya tahan (endurance) mobil yang bermesin 1.495 cc 4 silinder DOHC VVTi  dan settingan shock absorber yang empuk membuat penumpang nyaman di dalamnya membuat perjalanan 14 hari ini sukses dilaksanakan.

Daihatsu Terios di Taman Nasional Baluran 
Ketangguhan Terios di Sumbawa
Di bawah kaki gunung tertinggi di Jawa

Melewati pasir dan bebatuan


Daihatsu Terios menikmati matahari di Sawarna

“Persiapan matang, sinergi dan koordinasi antar-lini menjadi kata kunci”

Tim Ekspedisi Terios 7 Wonders Hidden Paradise

Itulah rahasia dibalik kesuksesan Ekspedisi 7 Wonders Hidden Paradise. Lalu bagaimana dengan Ekspedisi selanjutnya yang akan melakukan perjalanan ke Pulau Sulawesi ? Penasaran dan tidak sabar menjadi salah satu bagian Ekspedisi ini : ))

Sumber gambar dan cerita : www.wiranurmansyah.com , www.lucianancy.com , http://backpackology.me/ , ebook daihatsu

Screenshoot twitter dan fanpage facebook :












6 comments:

  1. perjalanan menjelajah 7 wonders yang mengasyikan. kunjungi juga yang di sini ya http://fajarmuchtar.blogspot.com/

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya asik bangett apalagi kalo jadi salah satu bagian dari perjalanannya :)) , sip sip makasih udah mampir yaa :D

      Delete
  2. salam kenal kakak, tulisan perjalannya seru bingit http://dananwahyu.com/2014/07/12/7-wonders-napak-tilas-7-wonders-kopi-ujung-ujung-sumatra/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih kak,tulisan kakak lebih seru bingiiit juga :D
      Makasih udah mampir :))

      Delete
  3. Hallo admin blogger.

    Tinggal 6 Hari Lagi Berwisata Gratis ke Macau Plus iPhone 5c, loh.

    Tertarik? Ikuti lombanya. Ayo, ikuti lomba blog "Why Macau" di sini http://bit.ly/WhyMacau.

    Caranya cukup mudah, tuliskan keinginanmu untuk pergi ke Macau. Topik nya bisa tentang kuliner, objek wisata, kebudayaan, dan tempat populer di Macau. Sertakan foto atau video agar tulisanmu lebih menarik.

    Selengkapnya di sini http://bit.ly/WhyMacau

    Terimakasih yah, :)

    ReplyDelete
  4. keren blognya,....
    Terus BERKARYA..... :)

    ReplyDelete