Rumah Berjendela di Depan Stasiun Kota

Sunday, October 16, 2016 Imama Lavi Insani 14 Comments



Tiket sudah di tangan ketika jarum jam di stasiun menunjukkan pukul 07.30. Harusnya sudah berangkat tapi ternyata ada sedikit perubahan jam keberangkatan. 15 menit kemudian dari arah utara suara kereta memecah penantian penumpang yang memiliki tujuan beragam ke Kota Malang, saya sendiri sebenarnya tak memiliki tujuan jelas ketika pergi ke kota ini. Hanya sekadar “kabur” sebentar dari rutinitas harian (tapi sebenarnya pukul 8 malam saya harus tiba di tempat les saya karena ada kelas).

Jadi kurang dari 12 jam saya akan menghabiskan waktu saya di kota berjuluk bunga ini.

Baiklah mari berjalan, tanpa tujuan, siapa tahu menemukan hal baru yang menyenangkan.

....
Kota Malang hari itu cukup terik, saya yang bingung akan pergi ke mana lagi setelah makan di Depot Hok Lay dan ke salah satu pusat perbelanjan, akhirnya berjalan tanpa arah ke arah selatan stasiun.

“Dil,balik yuk, ke taman dekat stasiun ae gimana.”

“Yuk ma, di sini gak ada apa-apa.”

Akhirnya setelah berjalan tanpa kejelasan ke arah selatan stasiun, kami memutuskan untuk kembali dan masuk ke taman.

“Dil itu apa yo?”

“Mana ma?”

“Itu bangunan yang di sana.”

Kami akhirnya mempercepat langkah. Tanpa disangka ternyata ini adalah sebuah perpustakaan yang menjadi bagian dari csr salah satu perusahaan di Malang.




Bangunannya tak begitu luas. Hanya satu lantai. Namun yang membuatnya menarik adalah tata letak rak buku yang diatur dalam tiga bagian. Sisi kanan dan kiri yang menempel di dinding serta satu lagi berada di tengah.

Rak-rak buku tersebut berbahan dasar kayu dengan beberapa bagian rak yang tak sepenuhnya terisi oleh buku.

Waktu itu saya berkunjung sore hari sekitar pukul empat sore. Bias-bias sinar matahari yang akan tenggelam menembus beberapa bagian rak yang tak terisi buku. Bias – bias tersebut menjadi penerang alami bagi perpustakaan ini.

Sambil membunuh waktu saya memutuskan duduk di kursi beralas bantal hitam.

Buku di tangan, angin semilir yang masuk ke dalam perpustakaan, dan cahaya yang cukup teduh membuat saya berhasil menyelesaikan satu buku. Padahal sebelumnya tak pernah saya rencanakan akan menghabiskan waktu di perpustakaan ini.

Namun memang beberapa waktu yang lalu saya memiliki keinginan ketika berkunjung ke salah satu kota atau tempat saya dapat berkunjung ke perpustakaan lokal. Saya ingin melihat bagaimana perpustakaan dikelola di wilayah selain kota saya tinggal (sekaligus melihat desain dan tata ruang perpustakaannya, siapa tahu suatu hari dapat terinspirasi dan membangun perpustakaan sendiri, aamiin).

Saya jadi ingat kata-kata di salah satu perpustakaan di kota saya.

Kota tanpa perpustakaan bagai rumah tanpa jendela.”

Bagaimana dengan rumahmu sendiri? Sudah memiliki cukup jendela atau sedang berusaha membangunnya?





Pak Bisari, Penjaga Perpustakaan








ps: kalau sedang berkunjung ke Malang, bisa berkunjung ke taman yang letaknya di depan Stasiun Kotabaru Malang ini. Selain teduh dan nyaman bisa sekalian baca buku di sini juga. Ngomong-ngomong saya lupa bawa kamera saku saya, jadi semua foto saya ambil dari smartphone saya ._.

14 comments:

  1. Wah pas di stasiun, ngga liat ada perpustakaan apik aku ma..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbaaak sempetin kalo ke berkunjung ke sana :D

      Delete
  2. Kereenn...aku beberapa kali lewat sini, tapi selalu melewatkan perpustakaan ini, lebih karena nggak tau.

    jadi pengen mampir..

    ReplyDelete
    Replies
    1. lain kali kalo ke sana mampir yaaaa mbak :D

      Delete
  3. eh ini di Malang toh, kirain di surabaya kota wkwkwkw.
    mau ke Malang tapi takut jadi baper :(

    ReplyDelete
  4. Diskripsi Anda yang membuat saya seolah-olah mengalami hal yang Anda lakukan. Teruskan!!!!!!!! Lanjutkan!!!!

    ReplyDelete
  5. Diskripsi Anda yang membuat saya seolah-olah mengalami hal yang Anda lakukan. Teruskan!!!!!!!! Lanjutkan!!!!

    ReplyDelete
  6. Perpustakaannya enak ya, aku bolak-balik ke stasiun tapi nggak tau kalau di taman depan ada perpus gini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi lain kali kalo ke sana mungkin bisa mampir :3

      Delete
  7. ayo budayakan membaca:3

    Adis takdos
    travel comedy blogger
    www.whateverbackpacker.com

    ReplyDelete
  8. wah bagus ya ternyata perpustakaannya. Aku baru tau lho kalau dsitu ada perpustakaan.
    Aku orang malang juga, tapi setiap ke stasiun pasti udah buru buru takut ketinggalan kereta. Hehehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin lain kali bisa diagendakan gak mepet waktunya sama jam berangkat kereta dan mampir di perpusnya :D

      Delete